| 0 comments ]

Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2011/2012 sekitar 8 bulan lagi. Setiap sekolah jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri seperti melakukan kegiatan pemantapan kepada siswa. Dan mendekati pelaksanaan UN, persiapan semakin ditingkatkan baik persiapan administratif maupun uji coba (Try Out) UN. Bahkan tidak cukup di sekolah, banyak orang tua pun memasukkan anak-anaknya ke lembaga-lembaga bimbingan belajar agar anak-anak mereka benar-benar siap menghadapi UN.

Kendati sekolah telah banyak melakukan persiapan menjelang UN, tidak dapat dipungkiri biasanya tensi ketegangan meningkat. Satu hal yang sama-sama dikhawatirkan yaitu takut ada siswa yang tidak lulus UN. Hal ini adalah perasaan yang wajar dan dapat dialami siapapun. Oleh karena itu, di sini soft skill atau kecerdasan emosional seseorang akan sangat berperan.

Ketika guru sibuk mengasah hard skill siswa dengan memberikan kumpulan latihan-latihan mata pelajaran UN, hal yang tidak kalah pentingnya adalah melatih soft skill-nya. Hard skill berkaitan penguasaan ilmu pegetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan ilmunya. Sedangkan soft skill adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skill) dan keterampilan mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skill) yang mampu mengembangkan unjuk kerja maksimal (Dennis E. Coates). Soft skill disebut juga sebagai keterampilan lunak berupa sifatsifat atau karakter positif yang terinternalisasi dalam diri seseorang.

Soft skill erat kaitannya dengan kecerdasan emosional. Dani Ronnie M. (2006:96) mengatakan bahwa kecerdasan emosional, secara sederhanya dapat dikatakan sebagai kepekaan mengenali dan mengelola perasaan sendiri (self awareness) dan orang lain (empathy). Soft skill menjadi faktor kunci terhadap kesuksesan seseorang. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kesuksesan seseorang 80 persen ditentukan oleh soft skill (kecerdasan emosional) sedangkan kemampuan intelektual hanya 20 persen saja.
Dengan demikian, berkaitan persiapan UN, peningkatan soft skill siswa menjadi hal yang sangat penting. UN tidak hanya berkaitan dengan bagaimana siswa menjawab sejumlah pertanyaan pada Lembar Jawaban Komputer (LJK), tetapi juga berkaitan dengan kesiapan mental (soft skil) siswa menghadapi UN.

Sejumlah soft skill yang perlu ditanamkan kepada siswa antara lain; pertama, ulet dan sungguh-sungguh. Hasil yang baik akan ditentukan oleh sejauhmana keuletan seseorang dalam melakukannya. Jika dia melakukannya asal-asalan atau asal jadi, maka hasilnya juga pasti tidak akan optimal. Oleh karena itu, sifat ulet dan sungguh-sungguh sangat penting ditanamkan kepada siswa. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam melakukan suatu pekerjaan, seseorang kadang-kadang dihadapkan pada tantangan dan hambatan baik dari dalam diri maupun dari luar. Hambatan dari dalam diri misalnya rasa malas dan kurang motivasi, sedangkan hambatan dari luar misalnya lingkungan yang kurang mendukung dan kendala teknis lainnya.

Kedua, kerja keras dan menghargai waktu. Sebuah kesuksesan butuh kerja keras. Tidak ada keberhasilan yang dicapai dengan berpangku tangan. Sukses tidak datang dengan sendirinya. Sukses butuh cucuran keringat dan pengorbanan. Orang yang suka bekerja keras akan sangat menghargai waktu. Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu, sebaliknya akan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya demi menghasilkan karya terbaiknya karena sebagaimana pepatah bijak, waktu ibarat pedang, jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka kita yang terperdaya oleh waktu. Sukses adalah hasil yang dicapai oleh orang-orang yang bekerja keras dan menghargai waktu.

Ketiga, inisiatif dan kreatif. Seseorang yang ingin sukses tidak terlalu bergantung kepada arahan pihak lain. Dia akan memiliki inisiatif dan kreativitas. Dia merasakan sukses sebagai suatu kebutuhan bukan paksaan dari pihak lain. Begitupun siswa yang ingin sukses menghadapi UN, dia akan memiliki inisiatif dan kreativitas untuk mau belajar baik sendiri-sendiri maupun secara berkelompok. Hal ini yang tampaknya belum muncul di kalangan siswa karena pada umumnya siswa mau belajar jika dipaksa-paksa atau diawasi oleh guru.

Keempat, kerjasama. Disamping sebagai individu, manusia juga adalah makhluk sosial yang memerlukan bantuan orang lain ketika menghadapi kesulitan. Oleh karena itu, manusia tidak bisa egois, harus mau hidup bermasyarakat, dan membangun solidaritas dengan sesamanya. Berkaitan dengan pelaksanaan UN, siswa mungkin saja menghadapi kesulitan ketika belajar sendiri, oleh karena itu dia perlu untuk meminta bantuan guru atau teman-temannya untuk menyelesaikan kesulitan yang dihadapinya. Sifat kerjasama akan menanamkan kepada siswa untuk mau saling membantu karena kesuksesan yang hakiki adalah ketika seseorang bisa bermanfaat bagi yang lainnya.

Kelima, tanggung jawab. Dalam persiapan UN, biasanya guru memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari buku-buku latihan soal UN. Buku tersebut selain digunakan untuk pengayaan di sekolah, juga diminta untuk dipelajari siswa di rumah. Oleh karena itu, siswa perlu untuk memiliki rasa tanggungjawab untuk mengerjakan soal-soal latihan tersebut. dan jika menghadapi kesulitan, bisa meminta bantuan guru atau teman-temannya.

Keenam, optimistis dan percaya diri. Islam mengajarkan kita untuk selalu optimistis dalam menghadapi masalah atau mengerjakan suatu tugas. Optimistis menjadi tenaga yang luar biasa bagi seseorang dalam mencapai kesuksesan. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Tidak dapat dipungkiri ketika menghadapi UN, muncul kekhawatiran tidak lulus. Dan ketika ada yang tidak lulus, siswa tidak siap mental sehingga muncul berita di media, ada siswa yang sampai bunuh diri karena malu dan tertekan tidak lulus UN. Sebuah pepatah arab mengatakan "wan jadda wajadda" yang artinya barang siapa bersungguh-sungguh maka dia akan mencapai apa yang dia inginkan, dan Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya mengingatkan tentang pentingnya niat karena segala pekerjaan tergantung kepada niatnya.

Ketujuh, jujur. Tidak dapat dipungkiri bahwa pelaksanaan UN selalu diwarnai penyimpangan. Antara lain tersebarnya kunci jawaban di kalangan siswa walaupun kadang-kadang kunci jawaban palsu. Karena itu, sifat jujur sangat penting untuk ditekankan kepada siswa. Jangan sampai untuk mengejar kelulusan, dia mengorbankan kejujuran. Prestasi yang dicapai dengan mengorbankan kejujuran tentunya akan tidak akan bermakna dan membanggakan, justru akan membohongi diri sendiri.

Kedelapan, tawakkal. Ketika semua usaha atau persiapan UN sudah dilaksanakan, maka kita tinggal berdo'a dan bertawakkal kepada Allah. Kita sebagai manusia hanya bertugas untuk mengoptimalkan ikhtiar, hasilnya kita serahkan kepada Allah. Semua usaha yang dilakukan akhirnya bermuara kepada takdir dan ridha Allah. Hanya kita harus yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik kepada kita, dan Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut tidak mau mengubah nasibnya.

Itulah delapan soft skill siswa yang perlu ditingkatkan menjelang UN. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada para pendidik dan kepada siswa untuk memberikan hasil terbaik bagi kita. Amiin.
Read More...

| 0 comments ]

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2012 berdasarkan keketapan Resmi Kemenpan tetap diadakan dengan formasi atau kuota sekitar sekitar 200 Ribu orang. Besaran kuota CPNS yang ditetapkan tersebut hampir sama dengan tahun 2010 lalu atau sekitar 200 ribu PNS. Menteri PAN dan RB, EE Mangindaan mengatakan, dari jumlah itu akan ikut direkrut para honorer daerah.
Diharapkan 2012 mendatang penerimaan CPNS sudah akan masuk pada zero growth. Itu dapat dilakukan bila para honorer daerah sudah terakomodir semuanya.

Perhelatan Akbar Tes Cpns 2011 dikabarkan Penerimaannya bakal digelar bulan September 2011, akan tetapi ada kabr juga bahwa (bisa-bisa) penerimaan dipundurkan ke awal 2012. Karena itu, Kemenpan mengharapkan agar seluruh instansi baik pusat maupun daerah diharapkan sudah bisa menyiapkan estimasi rincian formasi kebutuhan CPNS. Hal ini dimaksudkan agar target jadwal penerimaan CPNS bisa terealisasi. Kami pun para pengelola situs enersi.com menyarankan kepada para peserta Seleksi CPns agar mempersiapkan diri sebaiknya baik persiapan latihan Soal maupun adminsitratif lainnya. Tim kami dengan bangga memberikan pelatihan soal yang sangat baik untuk persiapan seleksi Cpns 2012. Latihan Soal Cpns 2011 ini untuk sementara terdiri dari 5 (lima) mata ujian yang terdiri dari :

Bahasa Indonesia

Kami berikan 2 (dua) paket soal dan pembahasannya yang berisi sekitar 100 (soal) latihan. Selengkapnya bisa Anda download dan pelajari disini silakan!

Tes Bakat Skolastik

Kami berikan 2 (dua) paket soal dan pembahasannya yang berisi sekitar 100 (soal) latihan. Selengkapnya bisa Anda download dan pelajari disini silakan!

Bahasa Inggris

Kami berikan 2 (dua) paket soal dan pembahasannya yang berisi sekitar 100 (soal) latihan. Selengkapnya bisa Anda download dan pelajari disini silakan!

Tes Kemampuan Umum

Kami berikan 2 (dua) paket soal dan pembahasannya yang berisi sekitar 100 (soal) latihan. Selengkapnya bisa Anda download dan pelajari disini silakan!


Tes psikologi

Kami berikan 2 (dua) paket soal dan pembahasannya yang berisi sekitar 50 (soal) latihan. Selengkapnya bisa Anda download dan pelajari disini silakan!

Materi Latihan Soal Cpns 2012 berusaha kami sesuaikan dengan peraturan yang tertuang dalam Pasal 21 ayat 4 RUU tentang Pokok-pokok Kepegawaian Negara. Disebutkan juga dalam tes seleksi CPNS terdiri dari dua tahap, yaitu yang bersifat umum dan khusus.

Menurut keterangan Humas BKN tersebut bahwa materi tes seleksi yang bersifat umum terdiri dari :

  • Materi bahasa Indonesia,

  • Bahasa Inggris,

  • Tes psikologi, dan

  • Tes potensi akademik.



Untuk direnungkan

DPRD Kota Batu mencium adanya jual beli kursi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diperuntukkan bagi Guru Tidak Tetap (GTT). Dari informasi yang didengar anggota legislatif, setiap GTT harus menyiapkan uang minimal Rp 20 juta bila ingin diangkat menjadi CPNS pada 2012 nanti.

“Saya mendengar informasi itu dari beberapa GTT yang diminta menyiapkan uang bila ingin menjadi CPNS,” kata Hely Suyanto, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Batu, Selasa (26/7). Sayangnya, dia enggan menyebutkan siapa GTT yang memberinya informasi tersebut.

Awalnya, Pemkot Batu diminta untuk tidak membuka rekrutmen CPNS formasi umum pada tahun depan. Karena, jumlah pegawai di lingkungan pemkot dianggap sudah terlalu banyak. Jumlah pegawainya secara keseluruhan yang sudah berstatus PNS lebih dari 6 ribu pegawai.

Sementara untuk GTT menurut Hely, berdasarkan data 2009 terdapat 1.200 GTT. Juga terdapat 560 tenaga honorer daerah yang tidak bisa diangkat menjadi CPNS. Hely menambahkan, karena masih banyaknya persoalan kepegawaian itulah maka pemkot diminta tidak membuka CPNS 2012 melalui formasi umum.

“Untuk GTT, diupayakan ada jalur khusus untuk pengangkatannya dan diberi kuota 40 kursi untuk tahun depan. Dalam waktu dekat kami akan menemui Komisi II DPR RI untuk mengkonsultasikan payung hukumnya,” kata Hely.

Upaya pemberian kuota jalur khusus untuk 40 GTT inilah yang ditengarai rawan dengan aksi jual beli. “Beredar informasi di kalangan GTT siapa saja bisa menjadi PNS asal menyiapkan uang Rp 20 juta,” papar Hely.

Dia berharap seluruh GTT tidak gegabah dan mau memberikan uang yang diminta oleh oknum tertentu. “Kami kesulitan untuk menemukan bukti, tapi memang ada guru yang dimintai uang, silakan melapor ke kami,” kata Hely.

Secara terpisah, Ketua Ikatan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (IGTT/PTT) Kota Batu, Subagyo mengaku tidak mendengar informasi tersebut. “Secara organisasi, saya tidak mendengar adanya permintaan uang sebesar Rp 20 juta bagi GTT yang ingin menjadi PNS,” kata Subagyo.

Menurutnya, kalau yang diminta adalah orang per orang, itu persoalan individu bukan lagi menyangkut organisasi. “Saya hanya meminta setiap GTT untuk lebih berhati-hati,” singkat Subagyo.


Copyright@www.enersi.com All rights reserved, written by Drs. Asep Dewan, SH
Read More...

| 0 comments ]

According to the State Personnel Relations Board (BKN) English is one of the test material CPNS test consists of a general nature:
The content of the Indonesian language, English, Tests psychology, and The test of academic potential. Therefore, for prospective participants must try to understand the Cpns test material for an English exam with a lot of good practice, and training materials we submit to you for free on the site Enersi.com this, good luck to take the selection candidates for Civil Servants in 2011.


Educational institutions that use the concept of bilingualism (bilingual) must be fully supported by schools, teachers, and curriculum and teaching methods are appropriate. Otherwise, besides resulting in the academic and student skills, loosening ties to the use of national languages ​​could adversely affect their nationalism.

This was said by Antarina SF Amir, Chairman of the High / Scope Indonesia, Wednesday (13 / 5) yesterday, in a press conference and a seminar on "Dual Language Essentials for Teachers and Administrastors" in Jakarta. The event brings the concept of dual language speaker Dr. David Freeman and Dr. Yvone Freeman, "husband and wife linguistics" of the University of Arizona, USA.

For this reason, added Antarina, wishes of parents equip their children with English language should be cooked with a variety of considerations. In particular, when their favorite target schools that offer the concept. The reason, the concept of bilingualism is not just changing the language of instruction from Indonesian to English.

Antarina said, the application of the concept must be fully supported by schools, teachers, and curriculum and teaching methods are appropriate. "Otherwise, the result could have great impact on the academic side and the skills of students. In addition, there is increasing lack of use of the national language or Indonesia will also be a bad influence on nationalism students to the language of his own mother," said Antarina.


Download Latihan Bahasa Inggris Cpns


  • Download Exercise Bahasa Inggris Cpns Part I (contains 50 practice questions and discussion of quality), please download latihan soal here and solutions here!
  • Download Exercise TBS Bahasa Inggris Part II (contains 50 practice questions and discussion of quality), please download latihan soal here and solutions here!

"Subtractive" and "Additive"

Antarina said, there are several types of methods of teaching English to students whose first language is not English. But generally, an outline of these methods can be classified into two major groups, namely subtractive Additive Programs and Programs.

In subtractive Programs, instruction delivered in English. In this program, it is clear that the first language or Indonesian fully replaced by English as a second language. "With this concept some schools only teach Indonesian in Indonesian language teaching time, because all subjects are given in English," said Antarina.

That would, Antarina have great concern for students as young generation of Indonesia. "Because in English it would be a good student, both in academic and social. Conversely, when the Indonesian language should be limited only to their social language course, because it is often used only as a spoken language only," he said.

The opinion was echoed by Dr. David Freeman. David said his studies in several countries revealed, subtractive method reduces the risk of first-language skills in students.

"Slowly they are getting drowned in a second language and vice versa further away from the mother tongue, as a result they have no pride in our own national language," said David.

Meanwhile, the learning process on Additive Programs conducted in Indonesian and English. "With this method the school can develop students' academic language skills in both languages ​​at once," said Antarina.

Antarina added, encouraged students not only mastered English, but it strengthens the ability of Indonesian language itself. "With this method, English and Indonesian language becomes as important, the quality of students using two languages ​​can be relied upon in both academic and social language," said Antarina.

Based on that, now, said Antarina, High / Scope chose to apply the dual system of language that refers to the Additive Programs such as the learning process of students. It is at once mendapuk High / Scope as the first agency to apply this program in Indonesia.

For such needs, the curriculum is designed in such a way in a single concept or idea of ​​integrated subject matter of several subjects at once.

"One theme we synergize well as of all subjects ranging from science, mathematics, social, English, and Indonesian, it is also to make students not only good in speaking but also other skills," said Antarina.
Read More...

| 0 comments ]

As the national language and national language, Indonesian language is also tested in the Test Cpns 2011. Really Bahasa Indonesia is the official language of Indonesia. Indonesian is a normative form of the Riau Islands dialect of Malay, an Austronesian language which has been used as a lingua franca in the Indonesian archipelago for centuries.
Indonesia is the fourth most populous nation in the world. Of its large population the number of people who fluently speak Indonesian is fast approaching 100%, thus making Indonesian one of the most widely spoken languages in the world.



Download Latihan Bahasa Indonesia Cpns


  • Download Exercise Bahasa Indonesia Cpns Part I (contains 50 practice questions and discussion of quality), please download latihan soal here and solutions here!
  • Download Exercise TBS Bahasa Indonesia Part II (contains 50 practice questions and discussion of quality), please download latihan soal here and solutions here!

Most Indonesians, aside from speaking the national language, are often fluent in another regional language (examples include Javanese, Minangkabau and Sundanese) which are commonly used at home and within the local community. Most formal education, as well as nearly all national media and other forms of communication, are conducted in Indonesian. In East Timor, which was an Indonesian province from 1975 to 1999, Indonesian is recognised by the constitution as one of the two working languages (the other is English, alongside the official languages of Tetum and Portuguese).
The Indonesian name for the language is Bahasa Indonesia (literally "the language of Indonesia"). This term can sometimes still be found in written or spoken English.
Read More...

| 0 comments ]

General Knowledge Test (Tes Kemampuan Umum) group consists of the following elements:
Ideology Pancasila and the Constitution of 1945, Political (System Administration of the Republic of Indonesia, Central and Local Government System, Political Affairs, Foreign Policy), Economic, Social and Cultural Rights, defense, and law.

One of the most important and basic materials tested in the test questions is a matter of Pancasila cpns & Constitution. Pancasila is the legitimate basis of the Indonesian state and the Constitution is the highest constitution upon which state. Each prospective civil servants should have a good understanding of the existence and basic function of the Pancasila and the Constitution. The main requirement of the nation's employees (civil servants) must surely have a good understanding of Pancasila and the Constitution. Therefore, you should seriously learn to master the material so that the Pancasila and the Constitution.



Download Latihan Tes Kemampuan Umum Cpns


  • Download Exercise Tes Kemampuan Umum Cpns Part I (contains 50 practice questions and discussion of quality), please download latihan soal here and solutions here!
  • Download Exercise Tes Kemampuan Umum Part II (contains 50 practice questions and discussion of quality), please download latihan soal here and solutions here!
Based on our observations, during the last 10 years, the number of Pancasila & Constitution in the matter of CPNS test is quite large. Ie in the range of 20% (20 questions from the entire 100 questions). Thus, mastery of English material is very important for you as an applicant CPNS enhancer factor points to compete with other applicants.

A team of experts about CPNS has conducted in-depth and thorough research on Pancasila & Constitution materials tested in the test CPNS during the last ten years. Based on these studies, we have succeeded in presenting to you the essence of the questions Pancasila & Constitution that appears most frequently. Core material (major points) of about CPNS Pancasila & Constitution, among others, includes the history surrounding the formation of Pancasila and the Constitution, Status of Pancasila and the Constitution as the state philosophy and ideology. The meaning of Pancasila, the Contents of articles of the Constitution, the Fourth Amendment to the Constitution and several other core materials. The entire material has an certain patterns that you can learn to carefully and efficiently.

Exciting news for you, the registrant CPNS. Alhamdulillah Our team is proud to enrichment lessons CPNS Pancasila & the Constitution (the Constitution) 2011. The materials we have developed based on a general lattice CPNS.
Read More...